KETIDAKADILAN GENDER DALAM NOVEL GADIS PANTAI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER DAN TANAH TABU KARYA ANINDITA S. THAYF: KAJIAN SASTRA BANDINGAN

Tita Nurajeng Miyasari

Abstract


ABSTRAK Makalah ini bertujuan untuk membandingkan ketidakadilan gender yang dialami oleh para tokoh perempuan dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer dan novel Tanah Tabu karya Anindita S. Thayf. Salah satu teori yang digunakan dalam skripsi ini adalah teori sastra bandingan menurut Sapardi Djoko Damono dan teori kritik sastra feminis. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis, dimana penulis mendeskripsikan ketidakadilan gender yang dialami para tokoh perempuan dalam novel tersebut kemudian menganalisis perbandingan mereka. Dari analisis yang telah dilakukan penulis menyimpulkan bahwa tokoh-tokoh dalam kedua novel tersebut sama-sama mengalami ketidakadilan gender dengan sedikit perbedaan karena latar budaya dan waktu yang berbeda. Kata kunci: ketidakadilan gender, novel, deskriptif analisis ABSTRACT This paper aims to compare gender inequalities experienced by female characters in the Prayedya Ananta Toer “Gadis Pantai” novel and “Tanah Tabu” novel by Anindita S. Thayf. One of the theories used in this thesis is the theory of comparative literature according to Sapardi Djoko Damono and feminist literature critique theory. The method used is descriptive analysis, where the author describes gender inequalities experienced by female characters in the novel and then analyze their comparison. From the analysis that has been done the authors conclude that the characters in both novels are experiencing gender inequalities with little difference due to different cultural background and time. Keywords: gender inequalities, novel, descriptive analysis

Keywords


gender inequalities, novel, descriptive analysis

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

------- Lembar Fakta Pendidikan Untuk Anak Perempuan di Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/id/Facts_Sheet_on_Girls_Education_IND_.pdf. diunduh pada tanggal 9 Oktober 2017, pukul 23.00 WIB.

Ansori, Ahmad Latiful. (2017). Memberdayakan Perempuan Melalui Pendidikan Fundamental Dan Peningkatan Kekuatan Internal. http://ahmadlatifulansori.blogspot.co.id/2017/07/pemberdayaan-perempuan_21.html. diunduh pada tanggal 9 Oktober 2017, pukul 12.00 WIB.

Azhar, Iqbal Nurul. (2011). Falsafah Kepemimpinan Bangsa Dalam Paribasan Jawa (Aksioma Budaya Yang Mulai Ditinggalkan). https://pusatbahasaalazhar.wordpress.com/artikel-bahasa/falsafah-kepemimpinan-bangsa-dalam-paribasan-jawa-aksioma-budaya-yang-mulai-ditinggalkan/. diunduh pada tanggal 10 Oktober 2017, pukul 10.20 WIB.

Banjar, Hidayat. (2017). Selir dalam Cerita. http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2017/08/06/313794/selir_dalam_cerita/. diunduh pada tanggal 10 Oktober 2017, pukul 12.00 WIB.

Beauvoir, Simone de. (2003). Second Sex: Fakta dan Mitos. Surabaya: Pustaka Promothea.

Damono, Sapardi Djoko. (2005). Pegangan Penelitan Sastra Bandingan. Jakarta: Pusat Bahasa.

Fakih, Mansour. (2008). Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogykarta: Pustaka Pelajar.

Fatmariza. (2010). Indikator dan Isu Gender dalam Kurikulum. Makalah pada Seminar Peningkatan Kapasitas Gender dalam Pendidikan. Pusat Studi Wanita. Universitas Negeri Padang.

Faqih, Abdullah. (2017). Lembah Baliem, Ekofeminisme, dan Perempuan Suku Dani. http://wartahijau.com/read/lembah-baliem-ekofeminisme-dan-perempuan-suku-dani. diunduh pada tanggal 10 Oktober 2017, pukul 07.30 WIB.

Geertz, Hildred. (1982). Keluarga Jawa. Jakarta: Grafiti Pers.

Jo. (2015). Petaka Perempuan Papua. http://www.jeratpapua.org/2015/01/28/petaka-perempuan-papua/. diunduh pada tanggal 10 Oktober 2017, pukul 08.00 WIB.

Kartodirdjo, Sartono, et al. (1987). Perkembangan Peradaban Priayi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Najid, Moh. (2003). Mengenal Apresiasi Prosa Fiksi. Surabaya: Unversity Press.

Nugroho, Arifin Suryo. (2016). Kartini Tidak Pernah Membahas Gundik? https://pend-sejarah.ump.ac.id/index.php/artikel/91-kartini. diunduh pada tanggal 10 Oktober 2017 pukul 12.30 WIB.

Palupi, Esa Meiana. (2015). Adat Pernikahan Tradisional Suku Dani di Jayapura. https://kuliahsejarah.wordpress.com/2015/07/05/tentang-s-e-j-a-r-a-h/. diunduh pada tanggal 8 Oktober 2017 pukul 15.00 WIB.

Rahma, Aisha Aulia. (2011). Resistensi Terhadap Ketidakadilan Gender Di Papua Melalui Fokalisator Dalam Novel Tanah Tabu Karya Anindita S.Thayf. Tesis. Universitas Airlangga Surabaya.

Ruthven, K.K. (1984). Feminist Literary Study: An Introduction. Cambridge University Press.

Sugihastuti dan Suharto. (2005). Kritik Sastra Feminis: Teori dan Aplikasinya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yeimo, Selphi. (2014). Perempuan Di Wilayah Konflik. http://meeyagamoyeimo.blogspot.co.id/2014/06/perempuan-di-wilayah-konflik.html. diunduh pada tanggal 9 Oktober 2017, pukul 13.00 WIB.




DOI: https://doi.org/10.36567/aly.v15i1.268

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 ALAYASASTRA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

ALAYASASTRA INDEXED BY:

 

_____________________________________________________________________________________________________________

@2017 Alayasastra (e-ISSN 2615-6024, p-ISSN 1858-4950)

Balai Bahasa Jawa Tengah

Jalan Elangraya Nomor 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia 50272

Telepon 024-76744357, 76744356; Faksimile 024-76722358; Pos-el alayasastrabbjt@gmail.com

Powered by OJS

Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.