WACANA KEPEMIMPINAN: ANALISIS MAKNA KONOTASI DALAM TEKS PIDATO PERDANA PRESIDEN JOKOWI (LEADERSHIP WORK: CONSUMER MEANING ANALYSIS IN PRIMARY PROPERTY TEXT PRINCIPLE JOKOWI)

Veni Nurpadillah

Abstract


Kalimat yang mengandung makna konotasi pastinya sering kita dengar di tengah-tengah kita. Dan hal itu membuat suatu percakapan menjadi menarik. Bukan hanya didalam percakapan yang dilakukan oleh seseorang individu terhadap individu lain yang mengandung makna konotasi, tetapi didalam karya tulis seperti pidato dan teks-teks lainnya juga mengandung makna konotasi tersebut. yang sangat menarik perhatian. Salah satu Pidato pemimpin yang mempunyai keuinikan gaya bahasa adalah Jokowi. Atas dasar keunikan gaya pidato Jokowi disertai komunikasi langsung dengan rakyat (blusukan) merupakan keunggulan yang dimiliki oleh Jokowi dibanding presiden Indonesia sebelumnya. Oleh karena itu, maka peneliti tertarik untuk meneliti pidato perdana ketika Jokowi sudah resmi menjadi presiden dalam Pemilihan Umum Presiden 2014 di Indonesia tahun 2014. Penelitian in Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah teks pidato perdana Presiden Joko Widodo. Penggalan kalimat dalam teks pidato perdana Presiden Joko Widodo merupakan salah satu data utama dalam penelitian ini. Teknik mengumpulkan data dilakukan dengan cara baca markah dan teknik tulis.i merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini yakni terdapat makna konotatif di dalam teks pidato perdana presiden Jokowi, terdapat dua jenis makna konotatif yakni konotasi positif dan konotasi negatif, dan terdapat 7 kata dan frasa yang bermakna konotatif di dalam teks pidato presiden Joko Widodo.

ABSTRACT

Sentences that contain the exact connotation meaning we often hear in our midst. And it makes a conversation becomes interesting. Not just in a conversation conducted by an individual against another individual that contain connotations, but in papers such as speeches and other texts also contain such connotations. very interesting. One of the leaders who have keuinikan speech language style is Jokowi. On the basis of the uniqueness of the style of speech Jokowi accompanied by direct communication with the people (blusukan) the advantages possessed by the Indonesian president Jokowi than before. Therefore, the researchers are interested in examining the inaugural speech when Jokowi has officially become president in the 2014 Presidential Election in Indonesia in 2014. The study in The source of the data in this study is the text of the inaugural speech of President Joko Widodo. A fragment of a sentence in the text of the inaugural speech of President Joko Widodo is one of the main data in this study. Mechanical collecting data is done by reading many techniques tulis.i is a qualitative study that uses qualitative descriptive methodology. The results of this study that there is a connotative meanings in the text of the presidential inaugural speech Jokowi, there are two kinds of the connotative meanings of positive and negative connotation connotation, and there are seven words and phrases connotative meaning in the text of a speech the president Joko Widodo.


Keywords


wacana; kepemimpinan; makna konotasi; presiden Jokowi (discourse; leadership; connotation meaning; president Jokowi)

Full Text:

PDF

References


Agustin,D.N. 2008. Diksi dan gaya bahasa dalam pidato Soeharto. Jurnal Penelitian Universitas Negeri Malang

Akun Resmi Facebook Ir. H. Joko Widodo. “Di Bawah Kehendak Rakyat dan Konstitusi” https://m.facebook.com/IrHJokoWidodo/photos/a.331546466997473.1073741829.329509440534509/402600049892114/?type=1 (diakses pada 18 Desember 2014: 19.38 WIB).

Barnes,M.2004.Bahasa dan Politik: Wacana politik dan plesetan. Diunduh dari http:// www.acicis.murdoch.edu.au.

Chaer, Abdul. 2002. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta

Hendrikus,D.W.1991. Retorika terampil berpidato, berdiskusi, berargumentasi, bernegosiasi.Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Keraf,G. 2004. Diksi dan gaya bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka utama.

Kosasih. 2003. Ketatabahasaan dan Kesusastraan. Bandung: Yrama Widya.

Leech, Geoffrey. 1974. Semantics. Suffolk: Richard Clay (The Chaucer Press) Ltd.

Lesmana,T. 2009. Dari Soekarno sampai SBY. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Lucas,S. 2004. The art of public speaking. Boston: McGraw-Hill.

Michira, J.N.2014. The Language of politics: A CDA of the 2013 Kenyan Presidential Campaign Discourse.International journal of education and Research.2

Moleong, Lexy J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nhat,L.C.H. 2008. The use of pronouns, parallelism in Obama’s two political speeches.Hogskolan Dalarna University Journal.

Omozuwa, V.E.& Ezejideaku.E.U.C. 2008. A stylistic analysis of the language of political campaigns in Nigeria:Evidence from the 2007 general elections.A New Journal of African Studies.

Pennenbeker,J.W.2011.Your use of pronoun reveals your personality. Diunduh dari http://hbr.org/2011/12/your-use-of-pronouns-reveals-your-personality.

Siregar,E.M. 1984. Teknik Berpidato dan Menguasai Massa. Jakarta:Sarana Aksara Pelita.




DOI: https://doi.org/10.36567/jalabahasa.v13i1.43

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JALABAHASA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

JALABAHASA INDEXED BY:

   

 ________________________________________________________________________________________________________

@2017 Jalabahasa (e-ISSN 2615-6032, p-ISSN 1858-4969)

Balai Bahasa Jawa Tengah

Jalan Elang Raya 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia 50272

Telepon 024-76744357, 76744356; Faksimile 024-76744358; Pos-el  jalabahasa.bbjt@gmail.com

Powered by OJS

Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.